Deskripsi LINUX

Apa Linux itu?

berikut ini saya akan berbagi hal kepada tmen2 PESONA tentang nama kelompok saya, yaitu LINUX???

Linux adalah sebuah sistem operasi berbasis open source yang diciptakan oelh LINUS TOrVALD, dimana banyak sekali varian2nya, saya juga termasuk salah satu pengguna linux, dan linux terakhir yang saya gunakan adl ubuntu Natty.

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program. Lisensi lengkap dari GNU, dapat Anda baca di Lampiran III. Penerjemahan lisensi GNU ke dalam Bahasa Indonesia, saat buku ini disusun masih dilakukan.
(sumber :http://sdn.vlsm.org/share/ServerLinux/node11.html)

Kelebihan dan Kekurangan Linux

Kelebihan Linux :
  • Linux adalah Operating System yang open source, bebas dan terbuka. Sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya, lisensinya FREE! boleh di utek-utek sepuasnya :-)
  • Linux gampang dioperasikan sekarang. Tidak seperti dulu yang masih identik dengan para hacker, tampilannya pun telah mengikuti perkembangan, bahkan lebih baik daripada windows 7.
  • Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan di Windows, telah ada aplikasinya di Linux yang dikembangkan oleh komunitas Linux atau bisa menggunakan bantuan software emulator seperti wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya jalan di windows.
  • Memiliki keamanan yang unggul karena di desain multiuser sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Berbeda dengan Windows yang pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dan sebagainya. Hal ini hampir tidak terjadi pada Linux. Ada pendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu kurang pas.
  • Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
  • Jarang sekali komputer tiba-tiba ngadat, hang dan harus restart dengan menekan tombol ctrl+alt+del untuk mengakhiri kejadian tersebut karena Linux lebih stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti seperti halnya linux.
  • Linux memiliki kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty).Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Termasuk dukungan pada softwarenya.
  • Memiliki komunitas yang besar dan beragam di seluruh dunia
  • Beragam pilihan ada Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
Kekurangan Linux :
  • Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya diLinux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa denganwindows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.

(Sumber: http://ewabloggerock.blogspot.com/2012/02/sejarah-linux-serta-kelebihan-dan.html#ixzz25oorNtNg )

Varian-varian LINUX th 2012
 
  Xandros

2.    Distro Linux (Singkatan dari distribusi Linux)
3.    Redhat Linux
4.    Ubuntu
5.    CentOS CentOS
6.    Debian
7.    Fedora
8.    Knoppix
9.    Gentoo
10. Slackware
11. Mandriva Linux
12. openSUSE
13. freespire
14. Linux Mint
15. PCLinuxOS
16. Puppy Linux
17. Sabayon Linux
18. Turbo Linux
19. Damn Small Linux
20. Kuliax
21. Lycoris
22. Lindows
23. Linare
24. 64Studio
  1. Adamantix
  2. Amber Linux
  3. BeatrIX
  4. Bonzai Linux
  5. Debian
  6. Debian-BR-CDD
  7. DeveLinux
  8. Dreamlinux
  9. Elive
  10. Finnix
  11. GenieOS
  12. Gnoppix
  13. gOS linux
  14. Guadalinex
  15. Hiweed
  16. Kalango
  17. Kanotix
  18. Knoppix
  19. Kuliax (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  20. Kurumin
  21. LinEx
  22. Loco Linux
  23. MeNTOPPIX
  24. Morphix
  25. NepaLinux
  26. PingOO
  27. Skolelinux
  28. Sun Wah RAYS LX
  29. Symphony OS
  30. Ubuntu
  31. BlankOn Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  32. Dewalinux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  33. Briker (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  34. Edubuntu
  35. Kubuntu
  36. Xubuntu
  37. De2
  38. Xandros
  39. Zen Linux
64. aLinux
  1. ALT Linux
  2. Annvix
  3. Ark Linux
  4. ASPLinux
  5. Aurox
  6. Berry Linux
  7. BLAG Linux and GNU
  8. BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  9. Caixa Mágica
  10. cAos Linux
  11. CentOS
  12. Cobind
  13. Conectiva
  14. EduLinux
  15. Engarde Secure Linux
  16. Fox Linux
  17. IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)
  18. Linux Mobile System
  19. Magic Linux
  20. Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)
  21. NOPPENLINUX
  22. PCLinuxOS
  23. PCQLinux2005
  24. PLD Linux Distribution
  25. QiLinux
  26. Red Hat Linux
  27. Fedora Core
  28. Red Flag Linux
  29. Scientific Linux
  30. Vine Linux
  31. White Box Enterprise Linux
  32. Yellow Dog Linux
  33. Sesco Linux: A secure Linux distribution, solely recompiled from the source distributed under GPL by Sesco information Systems Inc., (in RPM-based distributions).
  34. SUSE Linux
  35. Tinfoil Hat Linux
100.              Trustix
  1. Ulteo
  2. YOPER (“Your Operating System”)
103.              AliXe
  1. Austrumi
  2. BackTrack (versi 1-3, untuk versi 4 menggunakan engine ubuntu 8)
  3. Bluewhite64 Linux
  4. CD Forum Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  5. College Linux
  6. Cytrun Linux
  7. DARKSTAR
  8. DeepStyle
  9. easys GNU/Linux
  10. Frugalware
  11. Hardened Linux
  12. Kate OS
  13. MooLux
  14. Plamo Linux
  15. SLAX
  16. Sauver
  17. Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  18. Slackintosh
  19. Slackware
  20. Slamd64
  21. Splack Linux
  22. targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  23. TopologiLinux
  24. Truva Linux
  25. Ultima Linux
  26. Vector Linux
  27. Wolvix
  28. 0×7F GNU/Linux
  29. ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
  30. Zenwalk Linux (dulu MiniSlack)
134.              Arch Linux (dengan sistem manajemen paket Pacman)
  1. Coyote Linux (distro Router/firewall)
  2. CRUX (menggunakan manajemen paket berbasis tar.gz yang sederhana, BSD-                          style initscripts)
  3. DD-WRT (embedded firewall)
  4. DeLi Linux (kombinasi Slackware dan CRUX)
  5. Devil-Linux (distro firewall/router/server)
  6. DSLinux (Linux untuk Nintendo DS)
  7. dyne:bolic (instalasi software baru cukup dengan menyalin [copy] ke direktori tertentu)
  8. Familiar Linux (distro untuk iPAQ handhelds)
  9. Fli4l (distro yang muat dalam satu floppy disk)
  10. Foresight Linux (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
  11. FREESCO (router)
  12. GeeXboX (media center)
  13. GoboLinux (manajemen paket sendiri yang menggunakan symlink)
  14. Hikarunix (distro khusus untuk main Go)
  15. IPCop (distro Router/firewall)
  16. iPodLinux (linux untuk Apple iPod berbasis µCLinux kernel)
  17. Jlime (distro untuk HP Jornada 6xx dan 7xx dan NEC MobilePro 900(c) handhelds)
  18. Lunar Linux (distro berbasis source code)
  19. MCC Interim Linux (mungkin ini distro Linux pertama; dibuat oleh Manchester Computing Centre di bulan February 1992)
  20. MkLinux distro untuk PowerPC, menjalankan Linux kernel sebagai server di atas Mach microkernel)
  21. Mobilinux (buatan Montavista untuk smartphones)
  22. MontaVista Linux (embedded systems distro buatan MontaVista Software)
  23. NASLite (distro floppy-disk untuk menjalankan perangkat Network Attached Storage / NAS)
  24. Nitix (autonomic server buatan Net Integration Technologies Inc.)
  25. OpenWrt (embedded firewall)
  26. Pardus (buatan Turki; menggunakan sistem manajemen paket PISI, dan COMAR configuration framework)
  27. PS2 Linux (distro Sony Computer Entertainment unuk PlayStation 2 video game console)
  28. Puppy Linux (sistem manajemen paket PetGet dan DotPup; tapi mulai versi 3 juga bisa menggunakan paket Slackware)
  29. Rocks Cluster Distribution (untuk computer cluster = gabungan beberapa komputer menjadi satu super komputer)
  30. rPath (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
  31. Sentry Firewall (firewall, server sistem)
  32. SliTaz GNU/Linux
  33. Smallfoot
  34. SmoothWall (router/firewall)
  35. Softlanding Linux System (salah satu distro tertua, dibangun tahun 1992-1994; basis awal Slackware)
  36. Sorcerer (berbasis source code)
  37. Source Mage GNU/Linux (berbasis source code)
  38. Tinfoil Hat Linux (distro floppy-disk)
  39. tomsrtbt (root boot disk)

( sumber : http://blog.akakom.ac.id/rianbagus/linux/)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s